Mengenal Perbedaan Polip dan Sinusitis Hidung

Tentunya pernah mendengar penyakit dengan nama polip dan sinusitis. Namun, belum mengetahui apa yang dimaksud dengan sinusitis dan apa itu polip. Sinusitis dan polip merupakan dua penyakit yang berbeda. Pada masyarakat indonesia masih belum banyak mengetahui dan masih beranggapan bahwa kedua penyakit tersebut sama, meski pun penyakit ini memiliki gejala yang serupa namun tentu memiliki definisi khusus pada setiap penyakit tersebut.

Secara umum perbedaan polip dan sinusitis terletak dari segi gejala dan penyakit yang disebabkan. Polip merupakan sebuah pertumbuhan yang abnormal pada bagian tubuh tertentu, sedangkan sinusitis merupakan sumbatan pada hidung yang merupakan infeksi dan inflamasi (peradangan) pada rongga sinus yang terletak di belakang pipi dan dahi. Namun, karena polip sering tumbuh di bagian hidung yang disebabkan oleh banyaknya udara kotor yang masuk, maka masyarakat kita sulit membedakan dengan sinusitis.

Baca juga :

6 Cara Membersihkan Komedo Dengan Pasta Gigi

12 Cara Cepat Menyembuhkan Pilek Dan Batuk

Perbedaan Polip dan Sinusitis

Untuk mengenal perbedaan sinusitis dan polip lebih jelas kita coba berikan pembahasan satu persatu dan berikut ini dokteralami.com memberikan sedikit ulasan tentang perbedaan penyakit sinusitis dengan polip hidung (polip nasi) yang banyak dari masyarakat kita keliru dalam menafsirkan penyakit ini.

Sinusitis

  1. Apa yang dimaksud dengan sinusitis

Apa itu sinus atau sinusitis ? Sinusitis merupakan sebuah peradangan pada dinding sinus. Inflamasi ini sering disebabkan oleh serangan bakteri dan virus di dinding sinus. Sinus adalah rongga kecil yang letaknya dibelakang pipi dan dahi.

  1. Gejala sinusitis

Gejala awal sinusitis adalah munculnya ingus atau lendir yang berwarna kuning atau hijau pada hidung. Selain itu akan terasa nyeri dibagian dagu,  mata, dan dahi, terutama apabila ditekan di area tersebut. Sinusitis muncul setelah mengalami INSPA misal seperti pilek dan batuk. Jika sinusitis yang dialami ringan maka akan hilang kurang dari tiga bulan.

Apabila sinusitis selama 3 bulan masih belum sembuh, maka sinusitis tersebut bisa dikategorikan berat atau kronis. Hal ini dikarenakan terjadinya infeksi sekunder atau dikarenakan alergi. Gejala yang muncul pada penderita sinusitis kronis antara lain sebagai berikut.

– Bau napas

– Kurangnya indera penciuman

– Sakit kepala apabila cairan sudah mengalami penumpukan

– Hidung sering beringus dan tersumbat berkepanjangan atau menahun yang sulit sembuh

Sinusitis dapat dialami oleh semua umur tidak terkecuali anak-anak. Sinusitis pada anak-anak biasanya akan membuat lebih cepat kesal, selera maka yang kurang, dan bernapas melalui mulut. Mereka seolah-olah mengalami pilek dan suara sengau akibat sinusnya tertutup.

  1. Penyebab sinusitis

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab sinusitis, diantaranya :

– Alergi

– Penyempitan saluran hidung

– Iritasi

– Fibros sistik

  1. Pengobatan Sinusitis

Sebagian besar penderita sinusitis tidak perlu untuk menemui dokter, karena akan menghilang dengan sendirinya dalam 2 sampai 3 minggu. Untuk sinusitis ringan bisa dengan mengkonsumsi obat pereda rasa sakit, misalnya parasetamol dan ibprofen. Penderita sinusitis bisa juga mengkonsumsi obat dekongestan, obat tetes, atau semprot untuk hidung. Tapi sebelum menggunakan obat untuk sinus harus dengan resep dokter.

Setelah membahas mengenai apa yang dimaksud dengan sinusitis, sekarang kita akan membahas mengenai polip hidung agar lebih mudah untuk membedakannya.

Polip hidung

  1. Apa itu polip

Polip hidung merupakan sebuah bagian tubuh yang tumbuh secara tiba-tiba pada bagian tubuh tertentu, salah satunya bagian hidung. Polip hidung bisa berukuran kecil atau pun ukuran besar, biasanya yang lebih berbahaya adalah polip yang berukuran besar.

  1. Gejala polip

Polip yang biasanya tumbuh di hidung d imana selaput lendir mengalami pembengkakan. Ketika terbentuk polip akan tampak seperti air mata dan apabila sudah matang maka bentuknya akan menyerupai buah anggur dengan warna ke abuan . Gejala yang sering dialami penderita polip, antara lain :

– Hidung mampet karena adanya penyumbatan hidung akibat daging abnormal timbul

– Mengalami masalah penciuman

– Rongga hidung terasa gatal

– Suara sengau akibat adanya penyumbatan dihidung

– Tercium bau di area hidung

  1. Penyebab polip

Belum diketahui penyebab pasti dari penyakit polip ini, karena beberapa polip tumbuh diarea pembengkakan akibat infeksi. Namun polip sering ditemukan pada penderita rinitis alergika, asma, sinusitis kronis, dan fibrosis kistik.

Polip hidung biasanya akan menyerang orang uang sudah dewasa, hal ini disebabkan oleh karena reaksi hipersensitif atau alergi pada mukosa hidung yang lama. Beberapa faktor yang menyebabkan polip hidung antara lain, sinusitis kronis, iritasi, dan kelainan anatomi dan pembesaran konka.

  1. Pengobatan polip

Untuk mengobati polip hiding bisa menggunakan obat semprot khusus hidung yang mengandung corticosteroid yang akan memperkecil ukuran polip bahkan bisa menghilangkan polip. Namun untuk kasus polip yang disebabkan oleh infeksi dan alergi cenderung akan tumbuh kembali dan menjadi tidak terkontrol. Pemakaian obat semprot hidung yang mengandung corticosteroid hanya dapat memperlambat dan mencegahnya dari kekambuhan. Apabila kekambuhan ini bersifat berat, sebaiknya melakukan pembedahan yang dapat memperbaiki drainase sinus dan membuang bagian yang terinfeksi. Pembedahan ini hanya dilakukan jika polip menghalangi saluran pernafasan, polip menghalangi drainase sinus, polip berhubungan dengan tumor.

Perbedaan sinusitis dan polip

Jadi polip dan sinusitis ini merupakan dua hal yang berbeda. Sinusitis merupakan peradangan yang terjadi pada rongga hidung / sinus, sedangkan polip merupakan daging yang tumbuh yang terbentuk dari jaringan yang abnormal pada bagian tubuh. Selain itu juga gejala sinusitis adalah rasa nyeri yang terjadi diarea wajah seperti dahi, bawah mata, pipi, dan area sekitar alis. Sedangkan polip hidung adalah terdapatnya benjolan yang bertangkai di rongga hidung, dan sering sekali seseorang yang mengalami polip nasi merasa hidung tersumbat akibat adanya cairan ingus yang menumpuk.

Semua penjelasan diatas hanya secara umumnya saja, untuk mengetahui lebih lanjut tentang diagnosa polip dan sinusitis sangat disarankan untuk menemui dan memeriksakan dengan dokter, terutama dokter spesialis THT. Demikian artikel kami tentang mengenal perbedaan polip dan sinusitis hidung semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman yang lain menggunakan menu share dibawah  ini. Terima kasih.

Mengenal Perbedaan Polip dan Sinusitis Hidung | AndiMariadi | 4.5