10 Penyebab Sering Mimisan Pada Anak Kecil

Mimisan adalah pendarahan yang terjadi di hidung. Namun, jangan panik jika Anak sering mengalami secara tiba-tiba. Karena belum tentu Anak terserang penyakit, karena penyebab sering mimisan pada anak yang paling umum terjadinya adalah kondisi pembuluh darahnya yang masih rapuh. Dan hampir semua anak mengalami kondisi ini. Mimisan atau epistaksis merupakan penyakit yang umum dan tidak mengancam jiwa. Namun dalam beberapa kasus tertentu, mimisan yang terjadi secara terus menerus akan menimbulkan bahaya yang harus di tangani dengan benar atau segera menemui dokter.

Banyak cara mengatasi mimisan pada Anak dari yang sederhana seperti menekan kedua cuping hidung ke tengah, menahan dengan daun sering yang dimasukkan ke dalam hidung. Gejala mimisan pun cukup beragam. Bagi yang memiliki tubuh yang pucat, jantung terasa berdetak cepat, pada sebagian orang akan mengalami hidung berdarah ini.

Baca Juga :

Mengenal Perbedaan Polip dan Sinusitis Hidung

6 Cara Membersihkan Komedo Dengan Pasta Gigi

Penyebab Mimisan Pada Anak

Ada sebagian kelompok usia yang memiliki risiko cukup tinggi untuk mengalami mimisan yaitu anak-anak, orang berusia lanjut, ibu hamil, serta mengidap kelainan pada darah seperti hemofilia. Hampir 90% mimisan yang terjadi pada anak merupakan jenis mimisan anterior (lapisan kulit depan) yang cukup mudah ditangani. Untuk lebih jelasnya penyebab mimisan pada anak bisa dilihat pada penjelasan berikut.

Polusi Yang Kotor

Hal yang pertama kenapa bisa terjadinya mimisan adalah udara yang dihirup kotor. Selain itu juga udara yang kotor bisa menyebabkan hal lain seperti batuk, dan sesak napas. Jadi, apabila melakukan kegiatan di luar ruangan pastikan menggunakan masker.

Infeksi

Infeksi pada area hidung yang terjadi di dalam dapat mengakibatkan mimisan. Infeksi ini bisa berupa terlalu dalam saat membersihkan hidung, memakai obat hidung secara berlebihan hingga berdarah, dan lain sebagainya. Karena anak masih sangat rentan terjadi infeksi jika melakukan hal yang seperti disebutkan tadi. Infeksi umumnya bisa terjadi di mana saja, bukan hanya di dalam hidung tetapi bisa juga di luar hidung dan menyebabkan terjadinya infeksi. Jika ditemukan infeksi yang seperti disebutkan tadi segeralah melakukan pengobatan agar tidak terjadi infeksi yang parah.

Situasi Cuaca Yang Berubah Ubah

Jangan heran kalau ada anak yang terserang mimisan pada saat musim hujan atau panas, ini disebabkan oleh anak yang masih rentan dengan perubahan suhu suatu musim. Cuaca dan kondisi yang mudah berubah-ubah akan membuat anak mudah terserang penyakit. Apalagi jika situasi cuaca yang dingin mengakibatkan anak bisa terserang flu, demam, dan mimisan karena tidak tahan dengan hawa dingin.

Kekurangan Vitamin C & Air Putih

Dehidrasi yang diakibatkan oleh kurangnya cairan pada tubuh dapat mengakibatkan anak mimisan. Hal ini disebabkan oleh tubuh anak yang lemah sehingga membuat pembuluh darah yang ada di hidung menjadi pecah. Selain itu juga Vitamin C yang kurang pada anak akan membuatnya memiliki daya tahan tubuh yang rendah sehingga membuat pembuluh darah kurang kuat dan mudah pecah. Jadi berikan asupan Vitamin C dan Air putih dengan tepat. Air putih minimal diminum 8 gelas sehari. Dan berikan Vitamin C yang berasal dari buah dan sayur yang sehat.

Cedera Pada Bagian Hidung

Mimisan yang terjadi pada anak bisa disebabkan oleh anak yang terjatuh saat bermain. Saat anak terjatuh mungkin saja hidung bagian dalam cedera dan mengakibatkan mimisan. Hidung sangat rentan terkena cedera apalagi pada bagian sinusnya. Selain itu juga cedera bisa disebabkan oleh faktor keturunan yang memiliki masalah pada hidung. Sebaiknya jika terjadi cedera pada hidung segera temui dokter untuk merawat cedera tersebut.

Sinusitis Kronis

Yang dimaksud dengan sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga dalam hidung / sinus. Pembengkakan yang terjadi pada rongga sinus akan menyebabkan pendarahan pada hidung. Hal ini bisa terjadi pada orang yang mengalami sinusitis kronis. Walaupun begitu, mimisan dapat terjadi sewaktu-waktu pada penderita sinusitis kronis.

Luka Pada Hidung

Sama seperti infeksi yang terjadi di hidung. Luka dalam dapat membuat hidung menjadi mimisan karena darah yang tersimpan pada pembuluh darah sobek hingga menyebabkan darah mengalih dari hidung. Darah tersebut akan berhenti jika luka sudah sembuh.

Penggunaan Obat Terlarang

Menggunakan obat terlarang seperti menghirup kokain akan membuat hidung menjadi rusak. Hal ini disebabkan bahan kimia yang terkandung merusak rongga sinus yang ada di dalam hidung. Apabila rongga sinus ini rusak maka dapat dipastikan terjadi pendarahan bahkan kesulitan bernapas dan dapat mengancam jiwa Anda.

Penyakit Darah

Penyakit darah seperti hemofilia yang merupakan suatu penyebab tubuh mengalami kekurangan protein untuk proses pembekuan darah bilamana terjadi pendarahan. Penyakit hemofilia ini merupakan penyakit yang langka terjadi. Apabila terjadi pendarah di hidung pada anak seperti pembuluh yang pecah maka mimisan yang terjadi akan lebih lama sembuh daripada orang normal.

Tumor

Pada seseorang yang mengalami mimisan, apabila pengobatan sederhana seperti pemberian daun sirih tidak menghentikan darah yang keluar maka Anda patut curiga karena ada suatu indikasi lain yang menyebabkan mimisan pada Anak. Indikasi mimisan tersebut bisa berupa penyakit demam berdarah, tumor ganas, dan penyakit lain yang berhubungan dengan darah.

Gejala mimisan pada anak

Meski pun kondisi mimisan ini tergolong tidak berbahaya, sebaiknya Anda harus tetap berhati-hati ketika Anak mengalami mimisan. Untuk itu Anda harus mengetahui gejala mimisan yang patut di waspadai pada Anak, misalnya seperti di bawah ini:

  • Mimisan lebih dari 30 menit
  • Darah yang keluar sangat banyak dari mimisan biasanya
  • Sering mengalami mimisan, misalnya lebih dari sekali dalam satu minggu
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Sulit bernapas
  • Muntah darah, karena terlalu banyak menelan darah
  • Kulit berubah menjadi pucat
  • Mimisan terjadi saat baru mengalami cedera
  • Disertai pendarahan di bagian lain seperti gusi

Jika anak mengalami gejala seperti di atas, sangat disarankan untuk segera menemui dokter spesialis, karena ditakutkan ada penyakit lain yang berbahaya bagi anak.

Cara Mengatasi Mimisan Pada Anak

Sebenarnya pengobatan pada mimisan tidak perlu dilakukan selain menyumpal hidung dengan sirih atau kapas. Tapi hal ini perlu diketahui sebagai orang tua jika mendapati anak mengalami mimisan. Dan berikut ini dokteralami.com memberikan tips untuk cara mengobati mimisan pada anak.

  1. Jangan membaringkan

Pertolongan yang pertama harus dilakukan adalah jangan membaringkan anak, usahakan duduk dengan tegak dan jangan sampai menunduk. Cara ini dilakukan untuk menghindari darah mengalir ke area lain. Dan hindari juga menegakkan kepala ke arah atas.

  1. Tekan cuping hidung anak

Setelah melakukan pertolongan pertama Anda bisa mengobati mimisan dengan menekan cuping hidung Anak menggunakan ibu jari dan jari telunjuk selama kurang dari 10 menit atau sampai mimisannya berhenti saja. Jika lebih dari 30 menit segera bawa ke dokter.

  1. Menggunakan daun sirih

Selain menggunakan kapas Anda bisa menggunakan obat herbal untuk mimisan seperti daun sirih untuk menyumpal hidung Anak. Daun sirih dipercaya dapat mengobati mimisan dengan cepat dan mencegah mimisan datang kembali.

  1. Menggunakan kompres dingin

Jika menggunakan sirih kurang manjur, maka Anda bisa menggunakan kompres dingin untuk mengobati mimisan. Kompres dingin akan membuat pori-pori pembuluh dari mengecil dan menghentikan terjadinya pendarahan dari hidung.

Setelah mimisan berhenti, sangat tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas yang berat, dan jangan membuang ingus. Langkah ini agar pembuluh darah yang sudah sembuh tidak terbuka lagi. Jika mimisan tidak berhenti selama 30 menit atau lebih, segeralah temui dokter untuk penanganan medis ditakutkan ada masalah lain.

Cara Mencegah Mimisan

Untuk cara pencegahan agar mimisan tidak ter ulang lagi adalah dengan melakukan gerakan meregangkan secara teratur agar semua otot, sendi, dan pembuluh darah anak elastis serta kendur dan tidak mudah pecah kembali. Selain itu Anda dapat melakukan pencegahan dengan cara seperti di bawah ini.

  • Berhati-hati dalam mengorek hidung Anak
  • Jangan menekan hidung terlalu dalam dan membuang ingus terlalu kencang
  • Gunakan obat hidung dengan dosis yang sesuai yang sudah dianjurkan dokter

Demikian sedikit ulasan mengenai penyebab sering mimisan pada anak, semoga dapat bermanfaat. Dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini. Terima kasih.

Tags:

10 Penyebab Sering Mimisan Pada Anak Kecil | AndiMariadi | 4.5