Penyebab Rambut Berminyak dan Rontok

Rambut merupakan mahkota bagi seseorang, sehingga mahkota tersebut harus terlihat indah dan sehat agar tampak lebih mempesona orang lain. Dalam perawatan kecantikan, rambut juga mendapat perhatian utama selain kulit wajah dan tubuh. Namun terdapat masalah yang serius pada rambut yaitu berminyak dan rontok. Sebelum hal itu terjadi, kita harus mengetahui penyebab rambut berminyak dan rontok terlebih dahulu agar dapat menghindari sesuatu yang lebih serius lagi.

Rambut berminyak ditandai dengan kondisi rambut yang tampak mengkilap, namun kondisi rambut tidak berkilau dengan sehat, sehingga menjadi tampak kusam dan lengket ketika disentuh. Rambut berminyak akan sangat terasa licin dan lengket serta sulit memisahkan helai-helai rambut meskipun sudah dikeramas. Selain itu rambut rontok juga menjadi masalah utama bagi kesehatan rambut. Karena jika rambut rontok lebih dari 100 helai maka akan dikhawatirkan terjadi kerusakan pigmen dan kesehatan rambut Anda.

Penyebab rambut berminyak dan rontok

Penyebab rambut berminyak dan rontok

Penyebab Rambut Berminyak dan Rontok

Persoalan rambut berminyak dan rontok ini sudah lama terjadi namun hingga kini masalah ini sulit diatas dengan cepat, sehingga setiap penanganan akan berjalan lama, dan jika kurang sabar akan menyerah pada saat pengobatan rambut rontok. Untuk itulah doktercara.com memberikan ulasan penyebab rambut berminyak dan rontok agar dapat menghindari dari kerusakan rambut, bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati.

Baca Juga :

15 Cara Menebalkan Rambut Secara Alami dan Cepat

13 Cara Mengatasi Rambut Rontok dan Bercabang Secara Alami

Cara Menghilangkan Ketombe Secara Alami dengan Cepat

  1. Gangguan Hormon

    Hormon Alopesia Androgenetik, Hormon Dihydro Testosterone (DHT), dan juga Hormon Alopesia Areata adalah beberapa contoh hormon yang menjadi penyebab rambut berminyak dan rontok. Hormon Alopesia adalah hormon yang membuat rambut menjadi pitak. Hormon ini terbentuk karena adanya penyakit autonium. Kondisi ini disebut kerontokan dengan jenis tidak permanen, sehingga dapat tumbuh kembali.

  2. Pengaruh Gizi dan Vitamin

    Penyebab rambut berminyak dan rontok parah biasanya terjadi karena adanya pengaruh gizi dan vitamin yang buruk bagi tubuh terutama kulit kepala. Kulit kepala merupakan tempat tumbuhnya akar rambut. Sehingga kulit kepala yang kurang sehat akan membuat nutri pada akar rambut menjadi berkurang. Rambut berminyak dan rontok terjadi karena helaian rambut tumbuh menjadi tipis dan sangat rapuh. Oleh sebab itu, menjaga gizi dan vitamin pada makanan sangatlah penting, hal ini untuk menjaga kualitas nutrisi ke rambut.

  3. Pemakaian Produk Rambut

    Rambut berminyak tidak dapat dipakai menggunakan produk rambut yang berlebihan, karena dapat memancing timbulnya minyak pada rambut yang berlebihan. Apabila ingin menggunakan produk perawatan rambut, seperti gel penata rambut, gunakanlah pada area tengah hingga ujung rambut saja, tidak sampai ke akar rambut.

  4. Alat Penata Rambut

    Sering menata rambut dengan suhu yang tinggi, misalnya mengkriting, rebonding, smothing, dan meluruskan rambut dapat memperparah kondisi rambut berminyak di kepala Anda. Hal ini karena kulit kepala bereaksi pada trauma kecil yang dialami kullit kepala, misalnya karena ditarik saat penataan rambut, dan suhu yang tinggi. Karena adanya penataan dengan suhu tinggi juga merupakan penyebab rambut bercabang. Sebelum melakukan penataan rambut, lebih baik untuk mempertimbangkan terlebih dahulu bahaya rebonding rambut, smoothing, hingga hair extension untuk rambut.

  5. Efek Samping Obat

    Penggunaan obat-obatan yang berjenis keras juga dapat membuat rambut berminyak hingga terjadinya kerontokan parah. Contoh obat-obatan yang bertipe keras adalah obat depresi, pengencer darah, kemotrapi, hingga obat kontrasepsi. Kerontokan akan berkurang seiring dengan penggunaan obat tersebut.

  6. Jarang Keramas

    Rambut akan menjadi berminyak dan lembab, jika sering terkena paparan sinar matahari yang sudah bercampur keringat, ditambah lagi dengan jarang perawatan termasuk keramas. Rambut pada kulit kepala yang terserap oleh folikel menyebabkan rambut menjadi berminyak dan lepek. Selain itu juga, pada saat keramas usahakan untuk jangan terlalu kencang menggosok kepala, karena hal tersebut dapat merusak folikel rambut yang menjadi penyebab rambut rontok dan berminyak.

  7. Terlalu Kencang Mengikat Rambut saat Basah

    Mengikat rambut saat basah akan membuat rambut menjadi lepek, karena air tidak kering dan mengendap pada rambut sehingga membuat lepek dan bau yang tidak nyaman. Rambut yang diikat dengan kuat akan menyebabkan akar rambut menjadi tertarik dan hal itulah yang menyebabkan rambut menjadi rontok. Jika dirasa ikatan rambut sudah tidak nyaman, maka segera lepas ikatan kepala karena dikhawatirkan akan membuat kepala menjadi sakit.

  8. Penyakit

    Beberapa penyakit juga dapat membuat rambut berminyak dan rontok yang cukup parah. Penyakit kronis yang membuat rontok adalah penyakit lupus dan diabetes. Selain itu juga pengobatan dengan metode kemoterapi juga berdampak secara menyeluruh pada kondisi kulit kepala, wajah, hingga badan. Kerontokan akibat kemoterapi juga tidak bersifat permanen sehingga rambut yang rontok akan kembali seperti semula setelah beberapa bulan.

Selain penyebab rambut berminyak dan rontok diatas, ada beberapa penyebab yang mejadi faktor utama terjadinya kerontokan yang diantaranya :

  • Kehamilan
  • Gangguan Emosional
  • Sinar Matahari Serta Polusi
  • Rokok
  • Infeksi
  • Salah Memakai Sampo
  • Makanan Berlemak
  • Sering Mengecat Rambut
  • Genetik
  • Terlalu Sering Menyisir

Selalu perhatikan kondisi kesehatan rambut Anda, agar terhindar dari rambut berminyak dan rontok yang parah, sehigga akan mengganggu penampilan Anda saat diluar ruangan. Karena tidak nyaman rasa jika penampilan yang sempurna tidak diiringi dengan “mahkota” yang sehat. Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat, salam dan terima kasih!

Penyebab Rambut Berminyak dan Rontok | AndiMariadi | 4.5