13 Cara Mengatasi Rambut Rontok Dan Bercabang Secara Alami

Rambut rontok dan bercabang memang menjadi masalah yang serius khususnya bagi wanita. Karena rambut merupakan mahkota yang harus dijaga dan dirawat sebaik mungkin. Selain itu juga rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang dapat menunjang penampilan. Jumlah penderita rambut rontok dan bercabang setiap tahunnya pun meningkat. Penyebab umumnya adalah karena kurangnya perawatan rambut dan perhatian lebih pada kesehatan rambut yang dimiliki.

Masalah rambut bercabang dan rontok ini sangat cukup menyita perhatian tidak terkecuali wanita, maka tidak heran jika banyak produk kecantikan yang menawarkan perawatan rambut dengan cara mengatasi rambut rontok dan bercabang secara alami dan cepat. Namun jika melihat dari banyaknya produk perawatan rambut tersebut, tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu mengapa bisa terjadi kerontokan pada rambut. Sehingga dapat menentukan pengobatan yang cocok pada rambut Anda, terlebih lagi jika menyukai obat herbal dan alami.

Penyebab Rambut Rontok dan Bercabang

Penyebab terjadinya rambut rontok dan bercabang sangat banyak dan mungin luput dari perhatian kita. Kerontokan rambut normal berkisar sekitar 1-100 helai rambut perhari, namun jika lebih dari itu harus ditangani dengan serius agar tidak mengalami kebotakan dini.

 

rambut rontok dan bercabang

Cara mengatasi rambut rontok dan bercabang secara alami

Masalah ini juga sering dialami pria, namun kaum pria menganggap masalah ini tidak terlalu penting sehingga perhatian pada kesehatan rambut sangat kurang, beda dengan wanita mereka menganggap ini sangat serius sehingga dapat mengurangi kepercayaan dirinya. Rambut rontok tidak hanya dialami oleh orang dewasa, bahkan anak-anak dan lanjut usia pun dapat mengalaminya. Dan berikut ini Anda dapat membaca penyebab rambut rontok.

1. Pengaruh Hormon Salah Satunya AndroGenetik

Penyebab nomor satu pada kerontokan rambut adalah masalah hormon pada tubuh kita. Hormon yang dimaksud yaitu Hormon Alopesia Androgenetik, Hormon Alopesia Areata, dan Hormon Dihydro Testosterone (DHT). Pada kerontokan rambut biasanya terjadi dikarenakan gangguan hormon Alopesia Androgenetik, yaitu sebuah hormon penyakit turunan yang meningkatkan sensitivitas genetik folikel ramput dengan dihydrotesterone (DHT).

Rambut rontok yang dikarenakan hormon DHT adalah batang rambut yang tebal dan kuat lama kelamaan akan menjadi tipis atau kecil, juga rapuh dan mudah patah. Masalah ini terjadi karena suplai makanan yang berkurang sehingga rambut menjadi tidak sehat. Selain itu juga warna rambut memudar menjadi ke coklat terang, pucat, tidak sehat, dan rambut seperti rambut bayi yang halus, lama kelamaan akan gugur walaupun tidak disadari secara langsung.

Sedangkan, Hormon Alopesia Areata merupakan gangguan hormon yang diakibatkan oleh penyakit autonium. Penyakit autonium ini seperti diabetes, anemia tiroid, vitiligo dan persinius. Namun kondisi ini terjadi pada kalangan remaja dan juga kerontokan ini tidak bersifat permanen yang artinya rambut dapat tumbuh kembali setelah beberapa waktu.

2. Kurangnya Gizi dan Vitamin untuk Rambut

Kurangnya gizi dan vitamin rambut merupakan penyebab lain dari kerontokan. Hal ini karena tubuh kurang mendapatkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan rambut dan kesehatan rambut Anda. Kulit kepala merupakan sebuah tempat dimana rambut tumbuh dan menempel. Dan juga rambut terbuat dari protein yang dinamakan keratin. Terdiri dari batang, akar rambut, folikel (dimana akar tumbuh), dan bola rambut (produksi melanin) itu sebabnya vitamin dan gizi untuk tubuh kita sedikit banyaknya berpengaruh dengan kerontokan rambut yang dialami.

Gejala rambut rontok yang dikarenakan kekurangan gizi dan vitamin adalah tumbuhnya yang tipis dan sangat mudah rapuh, hal ini akan berangsur selama tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup untuk kesehatan rambut. Oleh karena itu, memperhatikan nutrisi pada makanan kita sangat penting dilakukan untuk mengatasi rambut gugur.

3. Masalah Saat Kehamilan

Ketika saat kehamilan kondisi rambut sebagian ibu hamil berminyak, ada juga rambut lebih tumbuh subur, bahkan rambut yang lurus bisa menjadi keriting atau sebaliknya dan mengalami rambut rontok. Darimaka itu ibu hamil ketika mengalami rambut rontok takut akan terjadi kebotakan.

Kerontokan pada ibu hamil berlangsung dari awal kehamilan sampai setelah melahirkan, hal tersebut cukup umum dialami oleh semua ibu hamil dikarena pada saat kehamilan rambut masuk ke fase istirahat meningkat. Kondisi ini akan berangsur-angsur pulih dalam waktu 3 bulan setelah melahirkan.

4. Efek Samping Obat saat Pengobatan

Obat adalah benda atau zat yang dapat digunakan untuk merawat penyakit, membebaskan dan mengubah gelaja dalam tubuh. (Wikipedia, https://id.wikipedia.org/wiki/Obat). Namun dari semua manfaat tersebut obat juga memiliki efek samping terhadap penggunanya salah satunya rambut rontok.

Gejala yang terjadi pada kerontokan karena efek samping obat adalah gugurnya rambut sehat namun kering. Ada beberapa jenis obat yang efek sampingnya dapat membuat rambut penggunanya rontok. Diantaranya adalah obat depresi, pengencer darah, kemoterap, dan terakhir kontrasepsi. Kerontokan ini akan berangsur pulih jika penggunaan obat telah dihentikan.

5. Penggunaan Bahan Kimia untuk Rambut

Merawat rambut memang perlu dilakukan tetapi dengan dosis yang tidak berlebihan. Penggunaan bahan kimia untuk merawat rambut boleh saja namun harus dengan kadar yang ditentukan. Dikarenakan tidak sedikit orang mengeluhkan kerontokan rambut setelah penggunaan bahan kimia seperti pelurusan rambut atau rebounding. Tidak hanya rambut pewarnaan rambut juga dapat memicu rambut rontok yang berlebihan.

Gejala yang dikarenakan penggunaan bahan kimia adalah rambut yang rontok biasanya kering dan tipis. Hal ini disebabkan penggunaan bahan kimia dapat menghambat saat penumbuhan rambut dan penebalan rambut secara alami.

6. Gangguan Emosional atau Stress

Gangguan emosional atau stress tidak hanya berdampak pada pisikis kita saja tetapi juga berdampak pada rontoknya rambut kita dikarenakan otot-otot syaraf pada daerah kepala menegang dikarenakan emosi kita sedang tidak stabil. Penegangan otot syaraf menyebabkan akar rambut yang menempel dikepala kita menjadi lemah sehingga mudah terlepas dari kulit kepala. Hal ini menyebabkan kerontokan pada rambut sehat kita.

Gejala yang dikarenakan stress ini adalah jatuhnya rambut sehat. Jadi pengendalian emosi sedikit banyaknya berpengaruh dengan kerontokan rambut kita.

7. Infeksi Pada Kulit Kepala

Infeksi pada kulit kepala bisa menjadi pemicu salah satu kerontokan rambut. Dikarenakan ketika kulit kepala kita sedang infeksi akar rambut dan protein untuk rambut tidak tersuplai dengan sempurna, sehingga hal ini menyebabkan kurangnya kesehatan pada rambut kita.

Rambut yang tidak sehat akan dirontokkan oleh kulit kepala dan diganti dengan rambut baru, hal ini akan normal jika terjadi hanya beberapa helai, namun jika sudah infeksi parah pada kepala segeralah diobati sehingga tidak berdampak buruk untuk rambut Anda.

8. Penataan Rambut yang berlebihan

Kaum hawa biasanya menunjang penampilan dengan melakukan perawatan pada rambut secara berlebihan padahal ini berdampak buruk untuk kesehatan rambut Anda. Misalnya saja penggunaan alat pencatok dan pengeriting rambut yang digunakan membuat akar rambut menjadi kering dan rambut menjadi lebih mudah patah.

Sedangkan pada pengeriting rambut, membuat akar rambut tertarik dan membuat rambut menjadi pecah dan bercabang. Alat lain juga seperti hair dryer (pengering rambut) apabila sering digunakan mengakibatkan rambut cepat kering dan akar rambut mudah patah sehingga kerontokan rambut tidak dapat dihindarkan.

9. Penyakit diabetes dan Pengobatan

Seperti sudah disebutkan pada point pertama bahwa ada beberapa hormon yang mempengaruhi kerontokan pada rambut, salah satunya Hormon Alopesia Areata yang timbul karena penyakit seperti diabetes. Penyakit seperti diabetes yang sudah terlanjur kronis dapat menyebabkan rambut rontok parah.

Selain itu pengobatan seperti kemoterapi juga berdampak pada kulit kepala, karena biasanya pengobatan kemoterapi bersifat menyeluruh. Kabar baiknya pengobatan ini tidak bersifat permanen, dan dapat tumbuh kembali setelah beberapa bulan setelah pengobatan.

Gejala yang disebabkan oleh penyakit ini adalah rambut yang tiba-tiba mati padahal sebelumnya sehat dan tebal. Jadi, hidari penyakit seperti ini dengan makanan yang sehat setiap hari.

10. Zat Adiktif seperti Rokok

Rokok banyak sekali mengandung zat adiktif yang dapat merusak tubuh kita, namun tidak hanya itu rokok juga dapat mempengaruhi kesuburan pada rambut kita. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Archives of Dermatology mengatakan bahwa rokok dapat merusak suplai darah ke folikel rambut sehingga mengurangi kesuburan rambut. Rambut yang tidak subur akan cepat mengering dan tua sehingga akan cepat rontok.

11. Sinar Matahari dan Polusi Lingkungan

Matahari memiliki radiasi yang bersifat baik untuk kehidupan kita namun lain halnya apabila terlalu lama terkena sinar matahari maka mengakibatkan turunnya kesehatan rambut karena keratin untuk rambut berkurang akibat radiasi yang dihasilkan matahari. Yang dimaksud dengan keratin adalah protein yang menyehatkan untuk rambut, kuku, dan gigi kita.

12. Jarang keramas

Keramas adalah melakukan perawatan dengan cara mencuci rambut dan kulit kepala menggunakan produk pembersih lain dan dicambur dengan air hingga bersih. Hal ini juga dapat membantu menghilangkan segala jenis masalah rambut seperti keringat yang menyebabkan kulit kepala menjadi berminyak dan menyebabkan rambut tidak dapat tumbuh dengan baik. Dengan penjelasan tersebut maka masalah rontoknya rambut bisa dikarenakan jarang keramas sehingga rambut tidak sehat dan mudah gugur.

Gejala rambut gugur yang disebabkan oleh jarang keramas biasanya jatuhnya rambut tebal namun tidak sehat yang bisa dilihat dengan tidak mengkilaunya rambut yang jatuh.

Baca Juga :

Cara Menghilangkan Ketombe Secara Alami Dengan Cepat

Cara Menghilangkan Uban Secara Permanen

Setelah mengetahui penyebab terjadinya kerontokan pada rambut maka kita dapat menentukan bagaimana cara mengatasi rambut rontok dengan tepat namun menggunakan bahan yang alami tanpa bahan kimia berbahaya untuk kesehatan rambut kita.

Cara Mengatasi Rambut Rontok Dan Bercabang Secara Alami

Dalam menggunakan bahan yang alami, Anda pastinya sudah mengetahui bahwa tidak bisa langsung dan membutuhkan kesabaran serta menggunakannya secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

1.Minyak zaitun

Manfaat Minyak zaitun selain menghilangkan rambut rontok dan rambut bercabang juga dapat menyuburkan rambut hingga tumbuh menjadi rambut yang sehat dan juga tebal dengan cepat. Olive oil yang merupakan sebutan untuk minyak zaitun ini juga memiliki manfaat lain untuk anggota tubuh kita.

Cara penggunaan minyak zaitun untuk mengobati rambut rontok bercabang adalah dengan menuangkan minyak zaitun seperlunya di tangan kemudian oleskan kesuluruh rambut tanpa tersisa dan diamkan sekitar 3 menit. Anda juga bisa menambahkan pijatan untuk kepala secara perlahan agar minyak zaitun meresap dengan sempurna dikulit kepala Anda. Untuk penggunaannya bisa dilakukan sebelum mandi, tetapi anda juga bisa menggunakan sebelum tidur namun efek sampingnya sprei kasur menjadi bau minyak zaitun.

2. Lidah buaya

Tumbuhan ini memang memiliki bau yang khas namun dibalik itu semua lidah buaya bermanfaat untuk obat rambut rontok parah yang ampuh. Sama seperti penggunaan minyak zaitun, daging lidah buaya dioleskan keseluruh kulit kepala hanya saja setelah dioleskan didiamkan lebih lama sekitar 10-25 menit lebih kemudian bilas dengan air bersih yang mengalir.

3. Teh hijau dan daun seledri

Stress atau gangguan emosional merupakan salah satu penyebab terjadinya kerontokan pada rambut kita. Maka pemijatan pada kepala kita akan memberikan ketenangan untuk fisikis kita. Dengan cara pemijatan tersebut pori-pori pada kulit akan terbuka, karena itulah kita coba kombinasikan dengan teh hijau dan daun seledri. Kedua tumbuhan ini memang terkenal memiliki segudang manfaat, dan banyak orang yang memanfaatkan kedua tumbuhan ini untuk menghilangkan rambut rontok.

Berikut ini akan kami jelaskan cara menggunakan teh hijau untuk mengatasi rambut rontok. Silahkan baca panduan berikut ini.

  • Rendam mentimun dan lemon didalam air hangat.
  • Kemudian siapkan handuk kecil lalu rendam kedalam air hangat yang sudah dicampur dengan mentimun dan lemon tadi.
  • Selanjutnya peras handuk tadi dan gunakan sebagai penutup kepala lalu diamkan 10 menit lebih. Sambil menunggu air menyerap ke kulit kepala, seduhkan teh hijau dan daun seledri didalam mangkok kecil agar mudah mengambilnya.
  • Setelah 10 menit atau dirasa air telah menyerap ke kulit kepala, teteskan teh hijau dan seledri tadi kekulit kepala kemudian pijat pada kulit kepala secara menyeluruh.
  • Terakhir bilas menggunakan air bersih.

4. Minyak kemiri

Sejak jaman dahulu kemiri dimanfaatkan untuk menyuburkan rambut, karena pada biji kemiri mengandung 60% minyak yang digunakan dapat menebalkan rambut dan mengatasi rambut rontok dan bercabang secara alami. Pada jaman sekarang, minyak kemiri diolah menjadi praktis dan mudah didapatkan di toko obat sekitar rumah Anda.

Cara pemakaian minyak kemiri juga sangat mudah, karena kita hanya meneteskan ketelapak tangan lalu usapkan secara menyeluruh pada rambut hingga dirasa meresap sampai ke akar rambut. Selanjutnya diamkan sekitar 1 jam atau lebih dan kemudian bilas dengan air bersih.

5. Jahe

Tumbuhan yang terkenal sebagai minuman penghangat tubuh ini sekarang digunakan untuk menyuburkan rambut. Karena jahe yang memiliki kandungan Zingeron, kandungan inilah yang dapat membantu menyuburkan rambut. Tumbuhan ini juga tidak sulit didapatkan Anda bisa menemukannya di pasar tradisional atau bukle sayur depan komplek.

Cara pemakaiannya adalah Anda siapkan 1 ruas jahe atau seperlunya saja, kemudian bersihkan dan kupas kulit luarnya. Haluskan jahe tersebut dengan cara diparut, setelah itu usapkan parutan jahe ke rambut secara merata. Diamkan 20 menit atau lebih agar parutan jahe menyerap dengan sempurna, kemudian bersihkan dengan air.

6. Madu

Bukan rahasia lagi jika madu memiliki banyak manfaat untuk masalah kesehatan, salah satunya dapat mengobati rambut rontok dini. Selain itu juga madu dapat bermanfaat untuk menyuburkan dan menguatkan rambut.

Untuk cara pemakaianya cukup dengan mengusap madu ke seluruh kulit kepala, disini Anda harus teliti karena biasanya madu menempel pada rambut sehingga sangat sulit untuk mengoleskannya pada kulit kepala. Setelah itu diamkan sekitar 5-10 menit agar madu dapat meresep kedalam kulit dan akar rambut, kemudian bilas. Anda pun dapat melakukan cara ini secara rutin untuk mengdapatkan hasil yang bagus.

7. Buah mangga, yoghurt dan kuning telur

Ketiga jenis bahan ini akan kita campurkan menjadi satu dengan blender agar mudah dioleskan pada kulit kepala. Caranya pun sangat mudah Anda hanya perlu menyiapkan buah mangga yang sudah dipotong, campurkan 1 sendok makan yoghurt dan 2 kuning telur kemudian blender hingga kental dan halus. Setelah itu pisahkan serat kasar yang ada, karena kita hanya memanfaatkan serat halusnya saja.  Apabila sudah terpisah, oleskan serat halus tadi ke kepala secara rata dan diamkan selama 10-15 menit, kemudian bilas sampai bersih.

8. Lavender

Selain merupakan tumbuhan yang sering digunakan untuk mengusir nyamuk, ternyata lavender juga bisa digunakan untuk menghilangkan rasa gatal dikarenakan ketombe dan kerontokan rambut. Untuk menggunakan lavender kita hanya membutuhkan minyaknya saja sebagai obat rambut rontok. Cara menggunakannya pun cukup mudah hanya perlu meneteskan 10 tetes dan ditambah minyak zaitun kemudian usapkan keseluruh kepala. Diamkan kurang lebih 20 menit lalu bersihkan.

9. Bawang Merah

Kandungan belarang yang terdapat di bawang merah tergolong tinggi sehingga jus bawang merah sangat bermanfaat untuk sirkulasi darah pada bagian kulit kepala. Dan juga, pada bawang merah terdapat anti-bakteri yang dapat menghilangkan kuman dan parasit yang menyebabkan terjadinya kerontokan pada dikulit kepala Anda. Untuk menggunakannya cukup dengan memarut atau memblender bawang merah kemudian disaring. Setelah disaring, gunakan serat halus tersebut untuk mengoleskan dikepala serta rambut Anda, biarkan sekitar 10 menit. Lalu bersihkan dengan samphoo agar bau dari bawang merah hilang.

10. Bawang putih

Selain bawang merah kerabat dekatnya bawang putih juga bisa mencegah serta menyembuhkan rambut yang sudah terlanjut kerontokan parah. Cara memakainya juga sama dengan bawang merah yaitu dijadikan jus dan dioleskan keseluruh kepala sekitar 10 menit.

11. Jeruk Nipis

Buah ini selain terkenal untuk mengobati sakit tenggorokan dan mengobati amandel, juga dapat mengatasi rambut yang rontok dan bercabang. Hanya dengan beberapa buah jeruk nipis saja Anda sudah bisa melakukan perawatan rambut secara alami. Cara menggunakannya juga sangat mudah, Iris jeruk nipis menjadi beberapa irisan, kemudian usapkan keseluruh kulit kepala secara merata, lalu diamkan sekita 10-15 menit. Cara ini juga efektif untuk menghilangkan ketombe secara secapat namun dengan obat herbal.

12. Santan

Sudah rahasia umum jika santan dapat mengkilaukan rambut, tapi tahukah Anda jika ternyata santan juga dapat mengatasi rambut rontok. Cara pemakaiannya juga tergolong mudah karena kita hanya perlu menyiapkan ukurang santan yang sesuai dengan rambut kita, kemudian oleskan keseluruh kepala, kemudian diamkan selama 30 menit lalu bilas. Hasil yang didapat bisa langsung dirasakan yaitu rambut menjadi berkilau, terasa licin dan lembut. Anda dapat menggunakan cara ini 2 kali seminggu untuk pemakaian normal.

13. Periksa kedokter

Nah yang terakhir jika semua cara mengatasi rambut rontok diatas sudah dilaksanakan namun masih tidak ada hasil, Anda perlu memeriksakan kedokter karena mungkin ada penyakit dan masalah yang serius pada kulit Anda.

Terima kasih telah membaca artikel 13 cara mengatasi rambut rontok dan bercabang secara alami , jika dirasa bermanfaat jangan lupa untuk membagikannya teman.

Tags:

13 Cara Mengatasi Rambut Rontok Dan Bercabang Secara Alami | AndiMariadi | 4.5